GAMBARAN STATUS GIZI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KUTA, BALI

  • I Gusti Ngurah Juniartha Program Studi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Ni Putu Emy Darmayanti Program Studi Sarjana Keperawatan dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i02.p04

Abstrak

Remaja merupakan kelompok usia yang rentan mengalami masalah gizi kurang ataupun lebih. Remaja umumnya melakukan aktivitas fisik yang lebih tinggi dibandingkan usia lainnya, sehingga memerlukan pemenuhan nutrisi yang lebih banyak. Akan tetapi, kejadian gizi berlebihan pada remaja juga dapat terjadi akibat kebiasaan makan yang kurang baik sehingga jumlah masukan energi lebih banyak dibandingkan energi yang dikeluarkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran status gizi siswa-siswi. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain deskriptif analitik pada 185 siswa-siswi Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kuta, Bali melalui purposive sampling. Data status gizi didapatkan dengan melakukan pengukuran tinggi badan menggunakan mikrotoise dan berat badan responden menggunakan timbangan badan mekanik. Status gizi diklasifikasikan berdasarkan nilai tabel z-score IMT/ umur untuk anak usia 5-18 tahun dari pedoman Kemenkes RI tahun 2011. Hasil analisis data mendapatkan kategori status gizi siswa-siswi SMP yang terlibat sebagai responden mayoritas berada pada kategori status gizi normal yaitu 89 orang (48.10%). Akan tetapi masih terdapat 6 siswa-siswi (3.24%) yang mengalami obesitas. Perlu dilakukan upaya-upaya untuk mempertahankan status gizi siswa-siswi secara konsisten dan bersinergi dari berbagai pihak (orang tua, sekolah, dan pemerintah).

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Asakura, K. & Satoshi, S. (2017). School lunches in Japan: their contribution to healthier nutrient intake among elementary-school and junior high-school children. Public Health Nutrition; Cambridge. 20(9): 1523-1533. DOI: 10.1017/S1368980017000374
Asrar, M., Hadi, H., & Boediman, D. (2009). Pola asuh, pola makan, asupan zat gizi dan hubungannya dengan status gizi anak balita masyarakat Suku Nualu di Kecmatan Amahai Kabupaten Maluku Tengah Provinsi Maluku. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 6(2): 84-94. https://jurnal.ugm.ac.id/jgki/article/view/17716/11497
Dya, N. M. & Adiningsih, S. (2019). Hubungan antara status gizi dengan siklus menstruasi pada siswi MAN 1 Lamongan. Amerta Nutr, 310-314. DOI: 10.2473/amnt.v3i4.2019. 310-314
Fraser, L.K., Clarke, G.P., Cade, J.E., & Edwards, K.L. (2012). Fast food and obesity: A spatial analysis in a large United Kingdom population of children aged 13-15. Am J Prev Med, 42(5):e77-85.
Kementerian Kesehatan RI. (2011). Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (Direktorat Bina Gizi).
Kementerian Kesehatan RI. (2018). Kenali Masalah Gizi yang Ancam Remaja Indonesia. Diunduh dari https://www.kemkes.go.id/article/view/18051600005/kenali-masalah-gizi-yang-ancam-remaja-indonesia.html
Kurdanti, W., Suryani, I., Syamsiatun, N. H., Siwi, L. P., Adityanti, M. M., Mustikaningsih, D., & Sholihah, K. I. (2015). Faktor-faktor yang mempengaruhi kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Gizi Klinik Indonesia, 11(4): 179-190. https://jurnal.ugm.ac.id/jgki/article/view/22900/15594
Lijuan, W., Jing, S., Jian, H., Hong, L., Jin, L. (2016). Iron status of first-year junior high school students in rural boarding school among nine provinces in China. Journal of hygiene research, 45(6) 911-937.
Muhilal, D. D. (2006). Gizi seimbang untuk anak usia sekolah dasar. Jakarta: PT. Primamedia Pustaka.
Noer, E. R., Kustanti, E. R., & Fitriyanti, A. R. (2018). Perilaku gizi dan faktor psikososial remaha obes. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 6(2): 109-113. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/article/view/19130/13588
Nurcahyani, I., Suaib, F., & Istejo, I. (2020). Pengaruh Edukasi Gizi terhadap Peningkatan Asupan Energi dan Protein pada Remaja Putri SMP Al-Ishlah Maros. Ghidza: Jurnal Gizi Dan Kesehatan, 4(1), 100-106. https://doi.org/10.22487/ghidza.v4i1.35
Nuru, H. & Mamang, F. (2015). Association between snacking and obesity in children: a review. International Journal of Community Medicine and Public Health, 2(3): 196-200. DOI: http://dx.doi.org/10.18203/2394-6040.ijcmph20150472
Nuryani & Rahmawati (2018). Kebiasaan jajan berhubungan dengan status gizi siswa anak sekolah di Kabupaten Gorontalo. Jurnal Gizi Indonesia (The Indonesian Journal of Nutrition), 6(2): 114-122. https://ejournal.undip.ac.id/index.php/jgi/article/view/16774/13590
Pakhri.A, Sukmawati, & Nurhasanah. (2018). Pengaruh Edukasi Gizi Terhadap Pengetahuan Gizi Dan Asupan Energi, Protein, Dan Besi Remaja. Media Kesehatan Politeknik Kesehatan Makassar, 13(1), 39–43. https://doi.org/10.32382/medkes.v13i1.97
Patcheep, K. (2011). Factors Influencing Thai Adolescents’ Eating Behaviour. Thesis, School of Nursing Science, Faculty of Medicine and Health Science, University od East Anglia.
Sahputri, D. L. (2015). Hubungan antara ststus gizi dan gambaran tubuh remaja putri di SMA Negeri 3 Cimahi. Skripsi tidak dipublikasikan. Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. http://www.repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/28934/1/Diza%20Liane%20Sahputri-fkik.pdf.
Sari, F. (2011). Faktor-faktor yang berhubungan dengan terjadinya obesitas pada anak di TK YPI Ibnu Syam, Cempaka Putih dan Waladun Shaleh Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam Tahun 2011. Fakultas Keperawatan, Universitas Andalas, Padang. http://repo.unand.ac.id/id/eprint/165
Sholeha, L. (2014). Hubungan perilaku makan terhadap indeks massa tubuh pada remaja di SMP YMJ Ciputat. Skripsi tidak dipublikasikan. Program Studi Ilmu Keperawatan, Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah. http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/bitstream/123456789/25583/1/LIA%20SHOLEHA-FKIK.pdf
Thamaria, N. (2017). Bahan ajar: Penilaian status gizi. Pusat Pendidikan Sumber Daya Manusia Kesehatan: Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI.
Weiss, R., Dziura, J., Burgert, T. S., Tamborlane, W. V, Taksali, S. E., Yeckel, C. W., … Caprio, S. (2004). Obesity and the Metabolic Syndrome in Children and Adolescents. New England Journal of Medicine, 350(23), 2362–2374. https://doi.org/10.1056/NEJMoa031049
Wulandari, NWM, Muniroh, L., Susila, T. Asupan energi dan aktivitas fisik berhubungan dengan z-score IMT/U anak sekolah dasar di daerah perdesaan. Media Gizi Indonesia, 10(1):51-56
Diterbitkan
2020-08-29
##submission.howToCite##
JUNIARTHA, I Gusti Ngurah; DARMAYANTI, Ni Putu Emy. GAMBARAN STATUS GIZI SISWA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KUTA, BALI. Coping: Community of Publishing in Nursing, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 133-138, aug. 2020. ISSN 2715-1980. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/coping/article/view/63068>. Tanggal Akses: 05 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i02.p04.
Bagian
Articles