GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMANDU WISATA DALAM PENANGANAN GIGITAN KERA DI MONKEY FOREST UBUD

  • Ni Luh Dian Mirayanti Program Studi Sarjana Keperawatan Dan Profesi Ners Fakultas Kedokteran Universitas Udayana
  • Putu Ayu Asri Damayanti
  • Ni Luh Putu Eva Yanti
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i02.p10

Abstrak

Kunjungan wisatawan ke Monkey Forest Ubud tergolong tinggi selama 3 tahun terkahir. Kera dapat menggigit dan mencakar ketika merasa terancam sehingga peran pemandu wisata yang menemani wisatawan masuk ke Monkey Forest Ubud sangat penting dalam penanganan dini kasus gigitan kera untuk mencegah timbulnya potensi infeksi berbahaya atau yang dapat mengancam nyawa. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif dengan metode deskriptif. Penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional dengan sampel 62 responden yang diperoleh dengan teknik purposive sampling. Hasil penelitian mengenai karakteristik responden adalah (6,5%) berusia17-25tahun, (33,6%) berusia (26-35 tahun), (33,6%) berusia (36-45 tahun), (20,7%) berusia 46-55 tahun, dan (4,8%) berusia 56-65 tahun. Jenis kelamin laki-laki (100%), pendidikan terakhir SMP (8,1%), SMA (54,8%), Diploma (25,8%), strata sarjana (11,3%). Sebanyak (74,25%) responden mendapat informasi dari orang lain, dan (25,8%) dari media massa. (6,5%) responden pernah memiliki pengalaman dalam penanganan gigitan kera dan (93,5%) tidak pernah. Gambaran tingkat pengetahuan responden dalam penanganan gigitan kera yaitu pengetahuan baik (19,3%), pengetahuan cukup (56,5%), dan pengetahuan kurang (24,2%). Gambaran sikap responden dalam penanganan gigitan kera yaitu (21%) memiliki sikap baik, (7,8% cukup), dan (11,2%) kurang. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi data baru dalam mendukung pendidikan keperawatan khususnya dalam bidang keperawatan pariwisata, menjadi data dan bahan evaluasi bagi organisasi pramuwisata, dinas kesehatan dan pengelola wisata.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Deborah, M. J.,, Colleen, L., Philip, W. (2011). Animal bites and rabies exposure in Australian travellers. 195 (11), 673-675.
Jakarta animal aids network. (2011). Retrieved from www.jakartaanimalaid.com
Kemenkes RI. (2016). Rabies di dunia dan di indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, 2442-7659.
Kemp, N.J. and Burnett, J.B. (2003). Final Report: A biodiversity risk assessment and recommendations for risk management of longtailed macaques (macaca fascicularis) in new guinea.
Notoatmodjo. 2010. Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta : PT. Rineka Cipta
Notoatmodjo, S. 2012. Promosi kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka cipta
Parashar, P., Ahmad, S., Bansal, R., Chatoupadhaay, S., Varshney, A, M., Singh, A. Do the college students know about rabies and its prevention : a study from a university of north india. International Journal of Contemporary Medicine, 3(1), 21-26
Purnomo, D., Sudana, P., Mananda, G, P, S. (2016) pengaruh pendidikan dan pelatihan terhadap kompetensi serta dampaknya pada kinerja pramuwisata bali. Jurnal IPTA, 4(2), 52-57.
Sopi, I, I, P, B., Mau, F. (2015). Pengetahuan, sikap, dan perilaku masyarakat dalam kaitannya dengan kejadian rabies di Kabupaten Flores Timur, Sikka, Manggarai, dan Ngada, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Journal of health epidemiology and communicable diseases 1(1), 1-7.
Suari, G, A, I., Susrami, G, A., Kusuma, K, G, L. (2016). eksistensi dan motivasi pramuwisata lokal perempuan di daya tarik wisata alas kedaton. Jurnal IPTA 4(2), 2338-8633, 48-51.
Tampubolon, S, M,. (2016). Pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat Kecamatan Medan tuntungan kota medan mengenai penyakit rabies. 5-17 1(1)
Wardhani, U, E., Viverawati., Mustafa. (2008). Usaha jasa pariwisata jilid 2. Jakarta; Direktorat pembinaan sekolah menengah kejuruan
WHO. (2018). Animal bite. Diakses dari https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/animal-bites
Atmann, M,. Parola, P., Delmont, J., Brouqui, P., Gautret, P. (2009). Knowledge, attitudes, and practices of french travelers from marseille regarding rabies risk and prevention. Journal of travel medicine 2009; Volume 16 (Issue 2): 107–111
Diterbitkan
2020-08-29
##submission.howToCite##
MIRAYANTI, Ni Luh Dian; DAMAYANTI, Putu Ayu Asri; YANTI, Ni Luh Putu Eva. GAMBARAN TINGKAT PENGETAHUAN DAN SIKAP PEMANDU WISATA DALAM PENANGANAN GIGITAN KERA DI MONKEY FOREST UBUD. Coping: Community of Publishing in Nursing, [S.l.], v. 8, n. 2, p. 176-184, aug. 2020. ISSN 2715-1980. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/coping/article/view/62123>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/coping.2020.v08.i02.p10.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 > >>