Kesembuhan Fraktur Tulang Femur Kelinci Pasca Implantasi Bahan Cangkok Demineralisasi Serbuk Tulang Sapi Bali

  • Ni Putu Trisna Asih Praktisi Dokter Hewan Gianyar di Blahbatuh, Batuan Kaler, Sukawati Gianyar, Bali, Indonesia 80582
  • I Wayan Wirata Laboratorium Bedah Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia 80225.
  • Luh Made Sudimartini Laboratorium Farmakologi dan Farmasi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas UdayanaJl. PB Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia 80225.
  • Ida Bagus Oka Winaya Laboratorium Patologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman Denpasar Bali, Indonesia 80225.
  • I Made Kardena Laboratorium Patologi Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB. Sudirman Denpasar Bali, Indonesia 80225.
  • I Wayan Gorda Laboratorium Bedah Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Jl. PB Sudirman, Denpasar, Bali, Indonesia 80225.
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2019.v11.i02.p13

Abstrak

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran mikroskopis kesembuhan fraktur tulang femur kelinci pascaimplantasi dengan bahan cangkok demineralisasi serbuk tulang sapi bali. Kelinci lokal jantan  sebanyak 12 ekor digunakan dalam penelitian ini yang dibagi menjadi dua kelompok secara acak. Kelompok A adalah tiga ekor kelinci yang digunakan sebagai kontrol, yaitu kelinci pada diaphysis tulang femurnya dibor dengan diameter 5 mm dan kedalaman bor hingga mencapai medula, tanpa pemberian bahan cangkok. Kelompok B adalah 9 ekor kelinci yang dibor seperti kelompok A dan diberikan serbuk cangkok tulang pada bagian tulang yang dibor. Pada minggu ke-2, ke-4, dan ke-6 pascaoperasi dilakukan biopsi tulang masing-masing satu ekor kelinci pada kelompok A dan tiga ekor kelinci pada kelompok B.  Pengamatan mikroskopis dilakukan dengan membuat sediaan tulang  diwarnai dengan Hematoksilin-Eosin (HE). Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kesembuhan tulang lebih cepat terjadi pada kelompok B yang diamati dari minggu ke-2 sampai minggu ke-6 dengan sel radang terlihat sedikit dan jumlahnya berkurang setiap pengamatan, adanya pertumbuhan osteoblas, osteoklas, osteosit, kartilago, tulang trabekula, neovaskularisasi dan proliferasi fibrolas lebih cepat dibandingkan kelompok A. Dapat disimpulkan, bahan cangkok asal tulang sapi bali mampu menginduksi proses kesembuhan tulang fraktur pada kelinci.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Choi SC, Kim SJ, Choi JH, Park CY, Shim W. 2008. Fibroblast growth factor-2 and -4 promote the proliferation of bone marrow mesenchymal stem cell by the activation of the pi3k-akt and erk1/2 signaling pathways. Stem Cell Develop. 17: 725-736.
Greenwald AS, Bode SD, Goldberg VM, Yaszemki M, Heim CS. 2008. Bone-graft substitutes: Fact, fictions and applications. 75th Annual Meeting American Academy of Orthopaedic Surgeons.
Heo SH, Na CS, Kim NS. 2011. Evaluation of equine cortical bone transplantation in a canine fracture model. Vet. Med. 56(3): 110-118.
Kaewloet LN. 2008. The correlation between affecting factors and wound healing rate in diabetic foot ulcer. Faculty of Graduate Studies. Mahidot University. India
Mackie E J, Ahmed YA, Tatarczuch L, Chen KS, Mirams M. 2008. Endochondral ossification: How cartilage is converted into bone in the developing skeleton. Int. J. Biochem. Cell Biol. 40: 46-62.
Mahyudin F, Utomo DN, Suroto H, Martanto TW, Edward M, Gaol IL. 2017. Comparative effectiveness of bone grafting using xenograft freeze-dried cortical bovine, allograft freeze-dried cortical new zealand white rabbit, xenograft hydroxyapatite bovine, and xenograft demineralized bone matrix bovine in bone defect of femoral diaphysis of white rabbit: Experimental study in vivo. Int. J. Biomater. 2017: 7571523.
McAllister BS, Haghighat K. 2007. Bone augmentation techniques. J. Periodontal. 78: 377-96.
Pilitsis JG, Lucas DR, Rengachary SR. 2002. Bone healing and spinal fusion. Neurosurg. Focus. 6(1): 1-6.
Puricelli E, Corsetti A, Ponzoni D, Martins GL, Leite GM, Santos LA. 2010. Characterization of bone repair in rat femur after treatment with calcium phosphate cement and autogenous bone graft. J. Head Face Med. 6: 10.
Ramirez-Fernandez MP, Calvo-Guirado JL, Delgado-Ruiz RA, Val JEM-Sd. 2011. Experimental model of bone response to xenografts ofbovine origin (Endobon®): a radiological and histomorphometric study. Clin. Oral Imp. Res. 22: 717-734.
Kinney RC, Ziran BH, Hirshorn K, Schlatterer D, Ganey T. 2010. Demineralized bone matrix for fracture healing: fact or fiction?. J. Ortho. Trauma. 24(1): S52-S55.
Reinke JM, Sorg H. 2012. Wound repair and regeneration. Eur. Surg. Res. 49: 35–43.
Salamanca EC, Hsu H, Huang N, Teng C, Lin Y Pan, dan W Chang. 2018. Bone regeneration using a porcine bone substitute collagen composite in vitro and in vivo. Sci. Rep. 8: 984.
Wildmann B, Kadow RA, Haas NP, and Schmidmaier G. 2007. Quantification of various growth factors in different demineralized bone matrix preparation. J. Biomed. Mater. Res. A. 81(2): 437-442.
Wirata IW, Sudimartini LM, Gunawan IWNF. 2016. Bahan cangkok demineralized freeze-dried bovine bone xenograft (DFDBBX) dan hydroxyapatite bovine bone xenograft (HA-BBX). Universitas Udayana.
Diterbitkan
2019-08-31
##submission.howToCite##
ASIH, Ni Putu Trisna et al. Kesembuhan Fraktur Tulang Femur Kelinci Pasca Implantasi Bahan Cangkok Demineralisasi Serbuk Tulang Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 203-211, aug. 2019. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/buletinvet/article/view/42368>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2019.v11.i02.p13.
Bagian
Articles