PENGARUH PENAMBAHAN TEPUNG DAUN KELOR PADA PAKAN TERHADAP KADAR KREATININ DAN UREA SERUM TIKUS WISTAR
Abstrak
Tanaman kelor (Moringa oleifera) telah lama dikenal masyarakat dan telah lama pula digunakan sebagai obat tradisional dan dikonsumsi sebagai sayur serta pakan untuk ternak. Tepung daun kelor sendiri memiliki beberapa zat hypotensif, antikanker, antioksidan, dan antibakterial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penambahan tepung daun kelor terhadap kadar kreatinin dan urea darah tikus wistar. Sampel yang dipakai adalah 20 ekor tikus putih galur wistar (Rattus novergicus) betina yang berumur 1-1,5 bulan dan memiliki berat badan 50-80 gram. Dua puluh ekor tikus wistar tersebut dibagi kedalam 5 kelompok perlakuan. Kelompok tersebut dibedakan berdasarkan konsentrasi tepung daun kelor yaitu 0 %, 2.5 %, 5 %, 10 % dan 20 %. Perlakuan dilakukan selama satu bulan, kemudian darah tikus wistar diambil untuk dianalisi kadar urea dan kreatinin serum tikus wistar. Data kadar kreatinin dan urea dianalisis mengunakan sidik ragam (ANOVA). Perlakuan yang berpengaruh nyata dilanjutkan dengan uji Duncan dengan tingkat kepercayaan 5%. Hasil dari penelitian ini adalah Pada konsentrasi 5 % kadar kreatinin mengalami penurunan jika dibandingkan dengan kelompok kontrol. Pada kadar 2,5 %, 10 % dan 20 % mengalami kenaikan jika dibandingkan dengan kelompok kontrol, tetapi kadar 10 % lebih rendah dibandingkan kadar 2,5 % dan 20%. Sedangkan, pada kadar urea serum tikus kelompok dosis 2,5 % dan 5 % mengalami penurunan dibandingkan dengan kelompok kontrol. Kelompok 10 % an 20 % mengalami kenaikan dibandingkan kelompok kontrol dan kelompok dosis 10 % mengalami kenaikan yang signifikan.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Referensi
Amir N, Suprayitno E, Hardoko, Nursyam, H. 2015. Pengaruh Sipermetrin Pada Jambal Roti Terhadap Kadar Ureum Dan Kreatinin Tikus Wistar (Rattus Norvegicus). J. Ipteks PSP. 2(3): 283-293.
Anwar F, Latif S, Ashraf M, Gilani AH. 2007. Moringa oleifera: A Food Plant with Multiple Medicinal Uses. Phytotherapy Res. 21: 17-25.
Dubey DK, Dora J, Kumar A, Gulsan RK. 2013. A Multipurpose Tree-Moringa oleifera. Int. J. Pharm. Chem. Sci. 2(1): 415-423.
Guevaraa AP, Vargasa C, Sakuraib H, Fujiwarab Y, Hashimotob K, Maokab T, Kozukac M, Itoc Y, Tokudad H, Nishinod H. 1999. An antitumor promoter from Moringa oleifera Lam. Mutat. Res. 440: 181-188.
Laksmi NLGMC, Dada IKA, Damriyasa IM. 2014. Bioaktivitas Ekstrak Daun Tapakdara (Catharanthus roseus) terhadap Kadar Kreatinin dan Kadar Ureum Darah Tikus Putih (Rattus norvegicus). Bul. Vet. Udayana. 6(2): 147-152.
Maralla S. 2013. Effect of Ginger Extract Consumption On Renal Function during Ethanol Withdrawal Induced-Stress. Int. J. Innov. Res. Sci. Eng. Technol. 2(11): 6412-6418.
Michael. 2013. Pengaruh Ekstrak Metanol Daun Kesum (Polygonum Minus Huds.) Terhadap Peningkatan Kadar Kreatinin Dan Ureum Serum Tikus Putih Galur Wistar Terinduksi Sisplatin. Skripsi. Program Studi Farmasi Fakultas Kedokteran. Universitas Tanjungpura Pontianak.
Rasyad AA, Mahendra P, Hamdani Y. 2012. Uji Nefrotoksik dari Ekstrak Etanol Biji Mahoni (Swietenia mahagoni Jacq.) terhadap Tikus Putih Jantan Galur Wistar. J. Penelitian Sains. 15(2C): 79-82.
Sampurna IP. 2015. Peran Statistika dalam Meminimumkan Kesalahan pada Penelitian Ilmiah. Seminar Ilmiah. Fakultas Kedokteran Hewan. Universitas Udayana.
Sumaryono W, Wibowo AE, Ningsih S, Agustini K, Sumarny R, Amri F, Winarno H. 2008. Analisis Urea-Kreatinin Tikus Putih pasca Pemberian Ekstrak Buah Mahkota Dewa dan Herba Pegagan. J. Ilmu Kefarmasian Indonesia. 6(1): 35-40.
Wahyuni S, Asrikan MA, Sabana MCU, Sahara SWN, Murtiningsih T, Putriningrum R. 2013. Uji Manfaat Daun Kelor (Moringa Aloifera Lamk) Untuk Mengobati Penyakit Hepatitis B. J. KesMaDaSka. 4(2): 100-103.
Wihastuti TA, Sargowo D, Rohman MS. 2007. The Effect of Moringa oleifera Leaf Extract in Inhibition of NFκB Activation, TNF-α and ICAM-1 Expression in Oxydized LDL treated HUVECS. J. Kardiologi Indonesia. 38(3): 181-188.
Wientarsih, I., R. Madyastuti, B. F. Prasetyo dan D. Firnanda. 2012. Gambaran Serum Ureum dan Kreatinin pada Tikus Putih yang Diberi Fraksi Etil Asetat Daun Alpukat. J. Vet. 13(1): 57-62.
Wolfenshon S, Lloyd M. 2013. Handbook of Laboratory Animal Management and Welfare. 3rd Ed. Oxford: Blackwell Publishing.


