Bakteri Coliform dan Non Coliform yang Diisolasi dari Saluran Pernapasan Sapi Bali

  • Putri Wiliantari
  • I Nengah Kerta Besung
  • Ketut Tono PG
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i01.p06

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bakteri coliform dan non coliform pada saluran pernapasan sapi bali yang dipelihara di dataran rendah dan dataran tinggi. Sampel diambil pada sapi pedet, dara, dan dewasa sebanyak 36 sampel, kemudian ditumbuhkan pada media Salmonella Shigella Agar dengan metode sebar. Data jumlah koloni coliform dan non coliform dianalisis ragam dan dilanjutkan dengan uji beda nyata terkecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah bakteri coliform pada sapi bali di dataran tinggi sebanyak 1287,96 Colony Forming Unit/g dan di dataran rendah sebanyak 643,9798 CFU/g dan bakteri non coliform pada dataran tinggi sebanyak 162,2464 CFU/g dan di dataran rendah sebanyak 81,12321 CFU/g. Bakteri coliform dan non coliform yang diperoleh di dataran tinggi menunjukkan perbedaan yang tidak nyata dengan bakteri yang diperoleh di dataran rendah.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

##submission.authorBiographies##

Putri Wiliantari

Mahasiswa Program Magister Sain Veteriner Universitas Udayana

I Nengah Kerta Besung

Laboratorium Bakteriologi Veteriner Universitas Udayana

Ketut Tono PG

Laboratorium Bakteriologi Veteriner Universitas Udayana

Referensi

Bambang AG, Fatimawali, Kojong NS. 2014. Analisis Cemaran Bakteri Coliform dan Identifikasi Escherichia coli pada Air Isi Ulang dari Depot di Kota Manado. J. Ilmiah Farmasi. 3(3): 325-334.
Besung INK, Tono PGK, Rompis ALT, Suarjana IGK. 2016. Prevalensi Pasteurella multocida pada Sapi Bali di Bali. Bul. Vet. Udayana. 8(2): 145-150.
Destriyana LM, Swacita IBN, Besung INK. 2013. Pemberian Perasan Bahan Antimikroba Alami dan Lama Penyimpanan pada Suhu Kulkas (5o) terhadap Jumlah Bakteri Coliform pada Daging Babi. Bul. Vet. Udayana. 5(2): 122-131.
Dewantari NRA, Besung INK, Sampurna IP. 2016. Pengaruh Pemberian Mineral terhadap Jumlah Bakteri Eschericia coli dan Coliform pada Sapi Bali di Dataran Tinggi dan Dataran Rendah. Bul. Vet. Udayana. 8(1): 71-78.
Kadarsih S. 2004. Performans Sapi Bali Berdasarkan Ketinggian Tempat Di Daerah Transmigrasi Bengkulu: I Performa Pertumbuhan. J. Ilmu Pertanian Indon. 6(2): 50-56.
Koneman EW, Procop GW. 2006. Color Atlas and Tetbook of Diagnostic Microbiology 6thed. J.B. Lippincott Company. Philadelphia.
Ray B. 2001. Fundamental Food Microbiology. 2nded. CRC Press. New York.
Riko YA, Rosidah, Herawati T. 2012. Intensitas dan Prevalensi Ektoparasit Pada Ikan Bandeng (Chanos chanos) Dalam Karamba Jaring Apung (KJA) di Waduk Cirata Kabupaten Cianjur Jawa Barat. J. Perikanan dan Kelautan. 3(4): 231-241.
Suarjana IGK. 2009. Kualitas Air Minum Ternak Ayam Petelur di Desa Piling Kecamatan Penebel Kabupaten Tabanan di Tinjau dari Jumlah Bakteri Coliform. Bul. Vet. Udayana. 1(2): 55-60.
Sikarwar AS. 2011. International Journal of Chemical Engineering and Applications. Armed. Force. Med. College. 2(2): 131-135.
Diterbitkan
2018-02-20
##submission.howToCite##
WILIANTARI, Putri; BESUNG, I Nengah Kerta; TONO PG, Ketut. Bakteri Coliform dan Non Coliform yang Diisolasi dari Saluran Pernapasan Sapi Bali. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 40-44, feb. 2018. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/buletinvet/article/view/31858>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2018.v10.i01.p06.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

1 2 3 > >>