Tingkat Infeksi Trichuris Ovis pada Musim Kemarau di Laboratorium Lapangan Politani Kupang

  • I Gusti Komang Oka Wirawan Program Studi Kesehatan Hewan, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jln. Prof. Dr. Herman Johanes, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 85111
  • Agustinus Semang Program Studi Teknologi Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jln. Prof. Dr. Herman Johanes, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 85111
  • Aholiab Aoetpah Program Studi Teknologi Pakan Ternak, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jln. Prof. Dr. Herman Johanes, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 85111
  • Suryawati . Program Studi Teknologi Industri Hortikultura, Jurusan Peternakan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang, Jln. Prof. Dr. Herman Johanes, Kec. Kelapa Lima, Kota Kupang Nusa Tenggara Timur, Indonesia, 85111
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i06.p17

Abstrak

Ternak kambing yang dipelihara di Labaratorium Lapangan Politeknik Pertanian Negeri Kupang adalah kambing kacang (Capra hircus) dengan pola sistem pemeliharaan semi intensif. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tingkat infeksi Trichuris ovis berdasarkan umur kambing pada musim kemarau. Sembilan ekor kambing dikelompokkan menjadi dua, yaitu empat ekor kambing berumur ± 6 – 7 bulan dan lima ekor berumur ± 18 – 24 bulan. Identifikasi morfologi telur cacing menggunakan dua metode yaitu sedimentasi dan pengapungan sedangkan intensitas infeksi menggunakan metode McMaster. Sampel feses diambil sebanyak dua kali setiap minggu yang berasal dari dua kelompok tersebut. Data mengenai identifikasi endoparasit gastrointestinal dan intensitas infeksi endoparasit, serta suhu padang penggembalaan ditabulasikan dan dianalisis secara deskriptif. Hasil penelitian ditemukan telur cacing Trichuris ovis  dengan rataan intensitas infeksi pada kambing berumur ± 6 – 7 bulan sebesar 100 TTG sedangkan kambing berumur ± 18 – 24 bulan sebesar 200 TTG. Dapat disimpulkan bahwa intensitas infeksi Trichuris ovis pada kambing berumur 18 – 24 bulan lebih tinggi dibandingkan umur 6 – 7 bulan dan termasuk dalam kategori infeksi ringan, kategori infeksi ini dipengaruhi oleh musim dan sumber pakan. Perbedaan umur kambing merupakan salah satu faktor penyebab adanya perbedaan intensitas infeksi Trichuris ovis diantara kedua kelompok tersebut. Penulis menyarankan dalam penelitian lanjutan sebaiknya menggunakan jumlah sampel yang lebih banyak dengan waktu penelitian lebih lama sehingga hasilnya lebih akurat.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Al-Shaibani IRM, Phulan MS, Arijo A, Qureshi TA. 2008. Contamination of infective larvae of gastrointestinal nematodas of sheep on communal pasture. Int. J. Aglic. Biol. 10: 653-657.
Amaral AC, Freitas JDC, de Carvalho RD, Noronha AMDCG, Ribeiro JMDS, Santos ID. 2022. The prevalence of Strongylida/strongyles in small ruminants in Manatuto Municipality in central region of Timor-Leste. Livestock Anim. Res.. 20(2): 110-117.
Anggraini M, Primarizky H, Mufasirin, Suwanti LT, Hastutiek P, Koesdarto S. 2019. Prevalensi penyakit protozoa darah pada sapi dan kerbau di Kecamatan Moyo Hilir Kabupaten Sumbawa Nusa Tenggara Barat. J. Parasite Sci. 3(1): 9-14.
Beriso G, Tesfaye Z, Fesseha H, Asefa I, Tamirat T. 2023. Study on gastrointestinal nematode parasite infections of donkey in and around shone town, Hadiya zone, Southern Ethiopia. Heliyon. 9(6): e17213.
Bowman DD, Georgi JR. 2009. Georgi’s parasitology for veterinarians. Elsevier Health Sciences: United Kingdom.
Bulbul KH, Akand AH, Hussain J, Parbin S, Hasin D. 2020. A brief understanding of Trichuris ovis in ruminants. Int. J. of Vet. Sci. Anim. Husb. 5(3): 72-74.
Crotti M. 2013. Digenetic Trematodes: an existence as parasites. Brief general overview. Microbiol. Med. 28(2): 97-101.
Hussein HA, Abdi SM, Ahad AA, Mohamed A. 2023. Gastrointestinal nematodiasis of goats in Somali pastoral areas, Ethiopia. Parasite Epidemiol. Control. 23: 1-7.
Jabbar A, Gauci C, Lightowlers MW. 2016. Diagnosis of human taeniasis. Faculty of Vet. and Agricultural Sciences, The University of Melbourne, Werribee, Vic. 3030, Australia. Page. 43-45.
MAFF. 1986. Fisheries and food, reference book, manual of Vet. parasitological laboratory techniques, Vol.418, Ministry of Agriculture, HMSO, London, 5pp
Muhajirin M, Despal D, Khalil K. 2017. Pemenuhan kebutuhan nutrien sapi potong bibit yang digembalakan di Padang Mengatas. Bul. Makanan Ternak. 104(1): 9-20.
Mpofu TJ, Nephawe KA, Mtileni B. 2022. Prevalence and resistance to gastrointestinal parasites in goats: a review. Vet. World. 15: 2442-2452.
Nurcahyo RW, Ekawasti F, Haryuningtyas D, Wardhana AH, Firdausy LW, Priyowidodo D, Prastowo J. 2021. Occurrence of gastrointestinal parasites in cattle in Indonesia. IOP Publishing. doi:10.1088/1755-1315/686/1/012063.
Orden EA, Rosario NAD, Orden MEM, Fujihara T. 2017. Nutritive value and anthelmintic properties of selected leguminous shrubs and trees for goats. Int. J. Sci. Technol. 2(2): 28-37.
Paul BT, Jesse FFA, Chung ELT, Che’Amat A, Lila MAM. 2020. Risk factors and severity of gastrointestinal parasites in Selected Small Ruminants from Malaysia. Vet. Sci. 7(208): 1-14.
Shakya P, Jayraw AK, Jamra N, Agrawal V, Jatav GP. 2017. Incidence of gastrointestinal nematodes in goats in and around Mhow, Madhya Pradesh. J. Parasit Dis. 41(4): 963-967.
Silvestre R-C, Camalig FeM, Juliana Q. 2013. Prevalence of ectoparasites and endoparasites of carabao in Region I. E – Int. Sci. Res. J. 5(3).
Tiele D, Sebro E, Meskel DH, Mathewos M. 2023. Epidemiology of gastrointestinal parasites of cattle in and Around Hosanna Town, Southern Ethiopia. Vet. Med. 14: 1 – 9.
Urquhart GM, Armour J, Ducan JL, Dunn AM, Jennings FW. 1987. Vet. parasitology. Longman Group UK Limited. Published by Churchill Livingstone Inc., New York, USA, 92-93.
Wirawan IGKO, Nurcahyo W, Prastowo J, Kurniasih K. 2017. Daya larvasida ekstrak daun muda kedondong hutan terhadap Haemonchus contortus Secara In-vitro. J. Vet. 18(2): 283-288.
Wirawan IGKO, Jaya IK, Randu MDS. 2019. Keragaman dan intensitas infeksi endoparasit gastrointestinal pada sapi bali dengan sistem ekstensif di Kabupaten Kupang. J. Sain Vet. (37)2: 151-159.
Wirawan IGKO, Suryawati S, Koni TNI, Wea R. 2022. Daya vermisidal ekstrak air dua jenis etnofarmakologi terhadap Haemonchus contortus pada kambing kacang (Capra hircus) secara In-vitro. J. Sain Vet. 40(2): 147-154.
Zajac AM, Conboy GA. 2012. Vet. clinical parasitology. 8th Edition. American Association of Vet. Parasitologists. ©Iowa State University Press.
Zalizar L. 2017. Helminthiasis saluran cerna pada sapi perah. J. Ilmu-Ilmu Pet. 27(2): 116-122.
Diterbitkan
2023-11-20
##submission.howToCite##
WIRAWAN, I Gusti Komang Oka et al. Tingkat Infeksi Trichuris Ovis pada Musim Kemarau di Laboratorium Lapangan Politani Kupang. Buletin Veteriner Udayana, [S.l.], p. 1181-1189, nov. 2023. ISSN 2477-2712. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/buletinvet/article/view/109361>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/bulvet.2023.v15.i06.p17.
Bagian
Articles