CASHLESS SOCIETY: TANTANGAN DAN KESIAPAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI KOTA DENPASAR

  • Putu Bagus Wedanta Prasetia Universitas Pendidikan Nasional Denpasar
  • Ni Putu Nina Eka Lestari Universitas Pendidikan Nasional Denpasar, Bali, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/BSE.2023.v28.i01.p08

Abstrak

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui tantangan serta kesiapan pedagang pasar tradisional desa adat dalam menerapkan sistem pembayaran non tunai. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif dengan lokasi penelitian di Pasar Nyanggelan Desa Adat Panjer. Informan dalam penelitian ini adalah kepala pasar, pihak bank dan pembeli atau pedagang di pasar nyanggelan yang pernah menggunakan sistem pembayaran non tunai. Hasil penelitian ini menunjukkan kesiapan pedagang pasar nyanggelan dalam menggunakan sistem pembayaran non tunai di dukung oleh program digitalisasi pasar akan tetapi masih banyak pedagang yang belum mengerti menggunakan sistem pembayaran non tunai.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-02-08
##submission.howToCite##
PRASETIA, Putu Bagus Wedanta; LESTARI, Ni Putu Nina Eka. CASHLESS SOCIETY: TANTANGAN DAN KESIAPAN PEDAGANG PASAR TRADISIONAL DI KOTA DENPASAR. Buletin Studi Ekonomi, [S.l.], p. 83-94, feb. 2023. ISSN 2580-5312. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/bse/article/view/94461>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/BSE.2023.v28.i01.p08.
Bagian
Articles