Natural Conservation Base on Management of Sacred Cultural Landscape of Catur Angga Batukaru Temple in Tabanan-Bali
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk membahas karakteristik dan kearifan lingkungan dari Lanskap Budaya sakral Pura Catur Angga Batukaru dalam konservasi sumber daya alam di Kabupaten Tabanan-Bali. Untuk mengungkap masalah penelitian, pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, dan studi dokumen. Data yang terkumpul dianalisis dengan teknik deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan struktur lanskap budaya Pura Catur Angga Batukaru terdiri dari lima warisan budaya sebagai pusaran tunggal (lanskap budaya sakral). Pura Batukaru sebagai pusat dengan dua ruas utama sebagai bawahannya, di sisi barat terdiri dari Pura Muncaksari dan Tambawaras, dan di sisi timur terdiri dari Pura Petali dan Besi Kalung. Setiap unit yang dikelola oleh masyarakat lokal umumnya berasal dari masyarakat Bali Age. Pengelolanya terdiri dari kelompok pengempon pura, kelembagaan desa adat, dan subak di sekitarnya. Sebagai monumen hidup (pura), difungsikan sebagai tempat suci untuk memohon keselamatan, kesuburan pertanian, kesehatan, perdamaian, dan stabilitas politik. Demikian pula melalui mitos, ritual, dan nilai emisi kesucian magis-religius, lanskap budayanya yang berada di kawasan hulu secara tidak langsung memberikan kontribusi yang sangat penting bagi kelestarian lingkungan alam. Selain itu, keunikan ritual dan nilai estetika arsitektur serta keindahan lingkungan alam sangat potensial untuk dikembangkan sebagai daya tarik wisata. Di era modern, dalam degradasi lingkungan, sangat penting untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lokal dan melestarikan lingkungan alam dalam rangka pembangunan berkelanjutan di Tabanan-Bali.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- All articles published by Bumi Lestari Journal of Environment and Environmental Reseach Center Udayana University are made available under an open access license worldwide immediately. This means everyone has free and unlimited access to the full-text of all articles published in Bumi Lestari Journal of Environment, and everyone is free to re-use the published material given proper accreditation/citation of the original publication. Open access publication is supported by authors' institutes or research funding agency by payment of a comparatively article processing charge for accepted articles (See Author Fees). Bumi Lestari Journal of Environment and Environmental Reseach Center Udayana University publish articles under the Creative Commons Attribution License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


