Penempelan Teritip (Arthropoda) pada Beberapa Jenis Mangrove di Kawasan TAHURA Ngurah Rai Bali
Bahasa Indonesia
Abstrak
Ekosistem mangrove mampu mendukung siklus hidup biologis dan ekologis serta memberikan kesejahteraan bagi masyarakat pesisir. Wabah hama yang menyerang bibit pohon mangrove sering menimbulkan kerugian ekologis di seluruh kawasan TAHURA Ngurah Rai Bali. Interaksi ekologi spesies hama teritip di ekosistem mangrove merupakan kajian yang sangat kompleks dan sangat detail. Terdapat bukti empiris bahwa penempelan teritip sangat terkait dengan senyawa alelokimia yang dihasilkan oleh mangrove. Penelitian ini bertujuan untuk menginventarisasi penempelan teritip (arthropoda) pada beberapa jenis mangrove di kawasan TAHURA Ngurah Rai Bali. Penelitian ini menggunakan metode purposive sampling dengan memperhatikan lokasi pengamatan. Transek kuadran digunakan untuk mengatur klasifikasi plot mangrove, kepadatan teritip dihitung untuk setiap transek. Kepadatan teritip dihitung dari jumlah teritip yang menempel pada tumbuhan mangrove, kemudian dicatat jenis tumbuhan yang menempel, jenis teritip, jenis tanam dan jumlah individu untuk setiap klasifikasi mangrove. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teritip yang ditanam paling banyak pada semai mangrove di semua stasiun, sedangkan klasifikasi petak pohon hanya terdapat teritip yang menempel di stasiun 3. Jumlah penempelan Amphibalanus sp. tertinggi ditemukan pada stasiun 3 klasifikasi anakan R. mucronata sebanyak 881 individu, sedangkan tidak ditemukan penempelan teritip pada semua stasiun pada mangrove S. alba. Secara keseluruhan, keterikatan teritip lebih tinggi pada anakan R. mucronata dan berpotensi menurunkan produktivitas pertumbuhannya di lapangan. Upaya pengendalian teritip sangat perlu dilakukan untuk meningkatkan keberhasilan penanaman mangrove di TAHURA Ngurah Rai Bali.
##plugins.generic.usageStats.downloads##
Authors who publish with this journal agree to the following terms:
- All articles published by Bumi Lestari Journal of Environment and Environmental Reseach Center Udayana University are made available under an open access license worldwide immediately. This means everyone has free and unlimited access to the full-text of all articles published in Bumi Lestari Journal of Environment, and everyone is free to re-use the published material given proper accreditation/citation of the original publication. Open access publication is supported by authors' institutes or research funding agency by payment of a comparatively article processing charge for accepted articles (See Author Fees). Bumi Lestari Journal of Environment and Environmental Reseach Center Udayana University publish articles under the Creative Commons Attribution License.
- Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
- Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).


