Analisis kandungan Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) dalam kangkung air (Ipomoea aquatica Forks.) di rawa yang dialiri limbah cair rumah tangga

  • Suraida Suraida UIN STS Jambi
  • Boby Syefrinando Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Alfian Alfian Program Studi Tadris Biologi, Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi
  • Fistoni Fistoni SMP Al Mukhtariyah Sarolangun
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JBIOUNUD.2021.v25.i02.p04

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menentukan kandungan timbal (Pb) dan kadmium (Cd) dalam tanaman kangkung air (Ipomoea aquatica Forks.) di rawa yang dialiri limbah cair rumah tangga. Jenis penelitian ini adalah penelitian observasional dilakukan dengan pendekatan deskriptif melalui uji logam berat di laboratorium. Hasil penelitian menunjukkan bagian tanaman yang mengakumulasi logam berat paling tinggi adalah bagian akar, lalu batang, sedangkan daun tidak terkandung logam.  Organ akar mengandung logam Pb sebesar 0,0146 mg/kg dan logam Cd sebesar 0,0018 mg/kg.  Bagian organ batang mengandung timbal sebesar 0,0012 mg/kg dan logam Cd sebesar 0,000867 mg/kg. Semuanya masih di bawah batas maksimum cemaran logam untuk bahan pangan sehingga masih aman untuk dikonsumsi masyarakat.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##

Referensi

Eka H dan Mukono J. 2017. Hubungan kadar timbal dalam darah dengan hipertensi pekerja pengecatan mobil di Surabaya. Jurnal Kesehatan Lingkungan 9(1): 66–74.
Irhamni I, Pandia S, Purba E, Hasan W. 2017. Kajian Akumulator Beberapa Tumbuhan Air dalam Menyerap Logam Berat secara Fitoremediasi. Jurnal Serambi Engeneering, 1(2):344–351. https://doi.org/10.32672/jse.v1i2.498
Lakitan B. 2001. Dasar-Dasar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta : Raja Grafindo Persada.
Liong S, Noor A, Taba P, Zubair H. 2009. Dinamika akumulasi Kadmium pada tanaman kangkung darat (Ipomoae reptans Poir ) Syarifuddin Liong. Jurnal Indonesia Chimica Acta 2(1): 1-7.
Mulyani S, Triani LIGA, Sujana AEN. 2012. Identifikasi cemaran logam Pb dan Cd pada kangkung yang ditanam di daerah kota Denpasar. Bumi Lestari Journal of Environment 12(2): 345-349.
Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia No. P.68/Menlhk/Setjen/Kum.1/8/2016 Tentang Baku Mutu Limbah Domestik. (n.d.). Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan, 1–13. Retrieved from http://neo.kemenperin.go.id/files/hukum/19 Permen LHK th 2016 No. P.63 Baku Mutu Air Limbah Domestik.pdf
Suhud I, Tiwow VMA, Hamzah B. 2012. Adsorpsi ion kadmium (II) dari larutannya menggunakan biomassa akar dan batang kangkung air (Ipomoea aquatica Forks). Jurnal Akademika Kimia, 1(4): 153-158.
Suoth EA, Nazir EN. 2016. Karakteristik air limbah rumah tangga pada salah satu perumahan menengah keatas di Tangerang Selatan. Jurnal Ecolab 10(2):80–88.
https://doi.org/10.20886/jklh.2016.10.2.80-88
Surat Peraturan Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018. 1–16.
Sutrisno dan Kuntyastuti H. 2017. Pengelolaan cemaran kadmium pada lahan pertanian di Indonesia. Buletin Palawija 13(1):83–91.
Tjokrokusumo K. 1995. Pengantar Konsep Teknologi Bersih: Khusus Pengelolaan dan Pengolahan Air. Retrieved from https://books.google.co.id/books?id=JWBfygAACAAJ
Diterbitkan
2021-12-21
##submission.howToCite##
SURAIDA, Suraida et al. Analisis kandungan Timbal (Pb) dan Kadmium (Cd) dalam kangkung air (Ipomoea aquatica Forks.) di rawa yang dialiri limbah cair rumah tangga. Jurnal Biologi Udayana, [S.l.], v. 25, n. 2, p. 130-136, dec. 2021. ISSN 2599-2856. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/bio/article/view/67111>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JBIOUNUD.2021.v25.i02.p04.