Pengaruh Konflik Peran Dan Ketidakjelasan Peran Terhadap Kinerja Auditor Dengan Emotional Quotient Sebagai Variabel Pemoderasi
Abstrak
Auditor sering dihadapkan oleh potensi konflik peran dan ketidakjelasan peran sehingga mempengaruhi kinerja auditor. Seseorang yang memiliki Emotional Quotient (EQ) yang baik dapat mengelola emosinya dengan baik sehingga lebih bisa mengendalikan diri sendiri apabila dihadapkan konflik peran dan ketidakjelasan peran dalam menjalankan tugas atau perannya sebagai auditor sehingga kinerja yang dihasilkan cenderung lebih baik. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan bukti empiris pengaruh konflik pera dan ketidakjelasan peran terhadap kinerja auditor serta peran emotional quotient dalam memoderasi pengaruh konflik peran dan ketidakjelasan peran terhadap kinerja auditor. Penelitian ini dilakukan di Kantor Akuntan Publik di Bali dengan metode survey menggunakan instrument kuesioner. Jumlah sampel sebesar 72 responden dengan menggunakan metode penentuan sampel jenuh, dan kuesioner yang dapat dianalisis sebesar 43 analisis ini menunjukan bahwa konflik peran berpengaruh negatif pada kinerja auditor, ketidakjelasan peran berpengaruh negatif pada kinerja auditor, emotional quotient memperlemah pengaruh konflik peran pada kinerja auditor, dan emotional quotient memperlemah pengaruh ketidakjelasan peran pada kinerja auditor.
Kata Kunci: Kinerja auditor, konflik peran, ketidakjelasan peran, emotional quotient
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.






