Terjadinya Force Majeure Dalam Penyimpanan Minuta Akta Notaris
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk dapat memberikan pemahaman terkait dengan kedudukan penyimpanan minuta akta notaris apabila terjadi force majeure serta upaya pencegahan kerusakan minuta akta notaris yang diakibatkan oleh force majeure. Metode dalam penulisan penulis menggunakan hukum normatif berangkat dari kekosongan norma. Kajian penelitian dari kekosongan norma ini diakibatkan tidak diaturnya mengenai kerusakan atau kehilangan pada penyimpanan minuta akta oleh Notaris yang merupakan sebuah kewajiban dalam menjalankan jabatannya. Penelitian ini termuat dengan sumber hukum primer yang mengkaji Undang-Undang Jabatan Notaris dan pada sumber hukum sekunder dengan mengkaji beberapa literatur jurnal karya ilmiah. Penelitian ini menggunakan pendekatan pada peraturan perundang-undangan mengenai persoalan penyimpanan minuta akta merujuk pada Undang-Undang Jabatan Notaris. Hasil penelitian penulis menunjukkan Undang-Undang Jabatan Notaris tidak mengatur mengkhusus terkait dengan penyimpanan minuta akta secara elektronik. Dalam penjagaan penyimpanan minuta akta secara yuridis tidak dituangkan pada Undang-Undang Jabatan Notaris dan hanya menyebutkan bahwa penyimpanan tersebut merupakan bagian dari protokol Notaris. Force majeure merupakan keadaan yang tidak dapat diprediksi oleh manusia apa lagi adanya bencana alam. Urgensi pembaharuan untuk penyimpanan minuta akta yang terlindungi dari keadaan memaksa atau diluar kendali manusia force majeure yakni dengan membuat pengarsipan secara elektronik dengan konsep Cyber Notary.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.