EVALUASI PROGRAM STBM STUNTING SEBAGAI UPAYA MENEKAN KEJADIAN STUNTING DI KELURAHAN BABAKAN KOTA MATARAM
Abstrak
ABSTRAK
Angka stunting di NTB pada 2018 mencapai 33,5% dan menjadi penyumbang angka stunting tertinggi di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan STBM Stunting di Kelurahan Babakan menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif yang dilaksanakan April-Mei 2024. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam kepada 19 responden meliputi perwakilan Yayasan Plan Internasional Indonesia (YPII), Lurah Kelurahan Babakan, Perwakilan Dinas Kesehatan Kota Mataram, kader posyandu, Sanitarian, dan Petugas Gizi Puskesmas, serta masyarakat Babakan. Analisis data secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan penerapan STBM di Kelurahan Babakan belum optimal. Faktor pendukung penerapan STBM Stunting di Kelurahan Babakan, yakni pengetahuan dasar, partisipasi langsung pemangku kepentingan, keterlibatan lintas sektor, dan YPII. Faktor penghambat terdiri dari kondisi personal masyarakat, taraf ekonomi rendah, fasilitas kurang memadai dan buruknya pola asuh. Bagi pemangku kepentingan dan instansi kesehatan agar membentuk kebijakan, melakukan pelatihan peningkatan kapasitas kader serta bagi YPII untuk memperbaiki toilet umum sebelumnya dan mendorong masyarakat untuk piket membersihkan toilet umum.
Kata Kunci: Sanitasi, Stunting, Roadmap
