THE PERBANDINGAN ANTARA INDEKS MASSA TUBUH KATEGORI NORMAL, OVERWEIGHT, DAN OBESITAS DENGAN RISIKO MENGALAMI PLANTAR FASCIITIS PADA WANITA USIA DEWASA DI KECAMATAN GIANYAR
Abstrak
Kelebihan berat badan menyebabkan peningkatan plantar pressure, sehingga menimbulkan overstretch pada fascia plantaris dan terjadi peradangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan risiko mengalami plantar fasciitis pada wanita dengan IMT normal, overweight, dan obesitas di Kecamatan Gianyar. Penelitian ini menggunakan desain studi cross-sectional analytic. Pengumpulan sampel dilakukan dengan metode purposive sampling. Sampel terdiri dari 3 kelompok yang masing-masing berjumlah 25 orang. Kelompok A adalah wanita dengan IMT normal, kelompok B adalah wanita dengan IMT overweight, dan kelompok C adalah wanita dengan IMT obesitas. Didapatkan hasil pearson chi-square p = 0,022 (p ? 0,05) yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan distribusi data yang bermakna. Nilai relative risk IMT overweight-obesitas dibandingkan dengan normal adalah RR=3,34 [IK 95% 1,09 - 10,16]. Disimpulkan bahwa terdapat perbedaan proporsi risiko mengalami plantar fasciitis antara IMT normal (4%), IMT overweight (10,7%), dan IMT obesitas (16%) serta IMT overweight-obesitas memiliki risiko 3,34 kali lebih besar mengalami plantar fasciitis daripada IMT kategori normal.
Kata Kunci: Indeks Massa Tubuh, overweight, obesitas, plantar fasciitis, wanita