THE PENGARUH PEDAL EXERCISE DAN PEREGANGAN OTOT BETIS LEBIH EFEKTIF DALAM MENINGKATKAN NILAI AMBANG NYERI OTOT BETIS PADA PEMOTONG KAIN DI KECAMATAN KEDIRI KABUPATEN TABANAN
Abstrak
ABSTRAK
Posisi berdiri lama dapat menimbulkan keluhan otot pada pemotong kain. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui
apakah pengaruh pedal exercise dan peregangan otot betis lebih efektif dalam meningkatkan nilai ambang nyeri otot
betis pada pemotong kain yang diukur dengan sphygmomanometer. Penelitian ini bersifat eksperimental, dengan
rancangan penelitian randomized pre and post test control group design. Sampel penelitian berjumlah 20 orang yang
dibagi menjadi kelompok perlakuan dan kelompok kontrol. Kelompok perlakuan mendapatkan pedal exercise dan
peregangan otot betis, sedangkan kelompok kontrol tidak mendapatkan perlakuan apapun. Uji hipotesis dengan paired
sample t-test pada kelompok perlakuan didapatkan hasil p=0,000 dengan beda rerata 30,00±16,99, artinya terdapat
peningkatan nilai ambang nyeri yang bermakna. Sedangkan pada kelompok kontrol didapatkan hasil p=0,758 dengan
beda rerata 1,00±9,94, artinya tidak terdapat peningkatan nilai ambang nyeri yang bermakna. Uji perbandingan dengan
independent sample t-test didapatkan beda selisih p=0,000 (p<0,05). Berdasarkan hasil uji statistik, dapat ditarik
kesimpulan bahwa pedal exercise dan peregangan otot betis lebih efektif dalam meningkatkan nilai ambang nyeri otot
betis pada pemotong kain.
Kata Kunci: pedal exercise, stretching, nyeri otot betis, pemotong kain.