Uji Variasi Kadar Air (Moisture Content) Sampah Residu Terhadap Performansi Insinerator
Abstract
Abstrak
Kandungan air merupakan komponen yang selalu terbawa dalam sampah. Pengaruh dari kandungan air adalah terjadinya penurunan nilai kalor dari bahan bakar sampah yang mempengaruhi efisiensi insinerator. Kadar air yang tinggi akan menurunkan nilai kalor sampah dan menghambat pembakaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kadar air sampah (moisture content) terhadap performansi insinerator yang dilihat berdasarkan laju pembakaran, dan kapasitas thermal pembakaran. Dengan metode studi eksperimental, ditetapkan variasi moisture content sampah melalui proses pengeringan terlebioh dahulu yang akan diteliti untuk dicari pengaruhnya terhadap performansi insinerator, yaitu ; moisture content dari sampah pengeringan 1 hari, moisture content dari sampah pengeringan 2 hari, moisture content dari sampah pengeringan 3 hari, dan moisture content dari sampah yang tidak dikeringkan. Hasil dari studi eksperimental yang dilakukan menunjukkan: 1) Insinerasi pengeringan sampah 3 hari memberikan hasil terbaik pada laju pembakaran, yaitu 189,375 gr/menit; 2) Insinerasi pengeringan sampah 3 hari memberikan hasil terbaik pada kapasitas thermal pembakaran, yaitu 457,204 MJ/jam;
Kata kunci: Insinerator, Sampah Residu, Variasi Moisture Content Sampah, Performansi.