Hubungan Panjang-Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Estuarine Glass Perch (Ambassis macracanthus Bleeker, 1849) di Perairan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Teluk Benoa, pada Musim Timur

Ambassis macracanthus; Negative allometric; East season

  • Franceska Kendra Rossa S Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
  • Nyoman Dati Pertami Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana
  • I Nyoman Giri Putra Program Studi Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Perikanan, Universitas Udayana, Bali, Indonesia
##plugins.pubIds.doi.readerDisplayName## https://doi.org/10.24843/JMRT.2023.v06.i02.p10

Abstrak

Aspek pertumbuhan memegang peran penting dalam menentukan Kesehatan ikan pada suatu wilayah perairan. Hingga saat ini, aspek pertumbuhan Ambassis macracanthus Bleeker, 1849 di Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai – Bali. Penelitian dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui parameter aspek pertumbuhan Ambassis macracanthus khususnya pola pertumbuhan dan kondisinya pada musim timur.  Metode yang digunakan adalah deskriptif dan kuantitatif. Pengambilan sampel menggunakan purposive sampling di tiga area yang berbeda menggunakan alat tangkap bubu dan jaring insang eksperimental. Selama pengambilan data, total ikan yang tertangkap sebanyak 304 individu dan hanya di kawasan Perairan Serangan (stasiun 1). Berdasarkan hasil analisis hubungan panjang dan bobot A. macracanthus didapatkan persamaan  W=0,024L2.38, dimana dari persamaan tersebut diperoleh nilai b = 2.38 . Melalui uji t, nilai b < 3 sehingga dapat disimpulkan bahwa pola pertumbuhan A. macracanthus adalah alometrik negatif, dimana pertumbuhan panjang ikan A. macracanthus lebih dominan dibanding penambahan bobot tubuhnya. Kondisi relatif ikan A. macracanthus mengalami peningkatan setiap bulannya, dengan nilai tertinggi terdapat pada bulan Agustus (1,37). secara umum dapat dikatakan bahwa ikan tersebut di perairan Tahura dikatakan kurus (nilai Kn < 2). Parameter suhu perairan dan oksigen terlarut di kawasan Taman Hutan Raya Ngurah Rai (Perairan Serangan, Kampung Kepiting, dan Jimbaran) belum sesuai baku mutu.

##plugins.generic.usageStats.downloads##

##plugins.generic.usageStats.noStats##
Diterbitkan
2023-08-28
##submission.howToCite##
S, Franceska Kendra Rossa; PERTAMI, Nyoman Dati; GIRI PUTRA, I Nyoman. Hubungan Panjang-Bobot dan Faktor Kondisi Ikan Estuarine Glass Perch (Ambassis macracanthus Bleeker, 1849) di Perairan Taman Hutan Raya (Tahura) Ngurah Rai, Teluk Benoa, pada Musim Timur. Journal of Marine Research and Technology, [S.l.], v. 6, n. 2, p. 144-150, aug. 2023. ISSN 2621-0096. Tersedia pada: <http://103.29.196.112/index.php/jmrt/article/view/95923>. Tanggal Akses: 04 mar. 2026 doi: https://doi.org/10.24843/JMRT.2023.v06.i02.p10.
Bagian
Articles

##plugins.generic.recommendByAuthor.heading##

<< < 1 2