Struktur Komunitas Vegetasi Mangrove Berdasarkan Karakteristik Substrat di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali
Abstrak
Mangrove adalah tipe vegetasi yang terdapat di daerah pantai tropis. Hutan mangrove sebagai salah satu sumberdaya alam yang potensial yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Pemanfaatan hutan mangrove yang berlebihan dan tidak diimbangi dengan rehabilisasi akan menyebabkan penurunan luasan mangrove yang menyebabkan berkurangnya fungsi mangrove dalam ekosistem. Salah satu faktor yang mempengaruhi pertumbuhan mangrove adalah tanah atau substrat. Pada umumnya kawasan hutan mangrove terdapat di seluruh pantai Indonesia dan tumbuh pada lokasi-lokasi yang masih dipengaruhi oleh aktivitas pasang. Kerusakan hutan mangrove terluas di Bali terjadi di kawasan Tahura Ngurah Rai yaitu seluas 253,4 hektar dari luas total 1.373,5 hektar. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui struktur komunitas mangrove berdasarkan karakteristik subtrat di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, Bali. Pengumpulan data menggunakan metode line transek dan dianalisis secara kuantitatif dengan menggunakan analisis INP. Dari lima stasiun penelitian ditemukan Sembilan spesies mangrove diantaranya: Sonneratia alba, Rhizophora mucronata, Rhizophora apiculata, Bruguiera gymnorhiza, Bruguiera sexangula, Xylocarpus granatum, Avicennia lanata, Avicennia officinalis dan Aegiceras floridium. Komponen substrat di TAHURA didominanasi oleh pasir diikuti oleh liat dan lumpur. Spesies Sonneratia alba dan Rhizophora apiculata ditemukan di semua jenis substrat, spesies Rhizophora mucronata ditemukan pada dua jenis substrat yaitu substrat lempung berpasir dan lempung liat berpasir namun beberapa spesies hanya ditemukan di satu jenis substrat saja seperti spesies Xylocarpus granatum, Avicennia lanata, Avicennia officinalis, Bruguiera gymnorhiza dan Bruguiera sexangula.
##plugins.generic.usageStats.downloads##

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 3.0 International License.
Copyright 2012 - 2023 Journal of Marine and Aquatic Sciences (JMAS)
Published by Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana, Denpasar, Bali, Indonesia
JMAS (p-ISSN 2302-8114; e-ISSN 2549-7103)